Itu berlaku dari hal kecil seperti rasa pedas pada makanan yang biasa kita makan tiap harinya, atau hal besar seperti peluk hangat seorang kawan yang kita anggap bisa kita temui di hari esok. Pada saatnya semua itu tidak lagi di sekitar kita, sensor batin kita menjadi sakau, dan itu rasanya tidak enak.
Hari esok memang akan selalu ada, tapi apa yang akan ada di dalamnya mungkin tidak akan sama. Hal yang akan absen di dalamnya kita tidak pernah tahu apa. Sebuah misteri yang menjadikan itu "besok" menjadi lebih seru. Atau menjadi rindu.
Kemarin gue baru saja pulang ke Indonesia dari perjalanan seminggu gue ke Jepang. Hari ini gue menuntaskan rindu gue akan makanan kaya rasa yang setiap hari gue makan, dan rasanya menyenangkan. Juga gue seharian memeluk kasur yang sebelumnya tiap hari gue hinggapi, karena siapa sangka kasur ini pun adalah salah satu hal yang paling gue rindukan selama gue di negeri seberang.


No comments:
Post a Comment